Press Release4 Agustus 2026⏱️ 3 min baca👁️ 2 pembaca

Uji Kesiapan Menuju Emas Porprov XV Jabar, 11 Atlet Muaythai Karawang Resmi Diberangkatkan ke Kejurnas Bekasi

Pengkab Muaythai Indonesia Karawang resmi memberangkatkan 11 atletnya ke Kejuaraan Nasional di Bekasi sebagai ajang simulasi dan try out menghadapi Porprov XV Jabar 2026. Di tengah optimisme tinggi dan kesiapan fisik yang prima, kontingen ini masih terkendala keterbatasan anggaran sehingga mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah serta sektor swasta.

D

Dede Nurdin

Official Editorial

Bagikan Artikel:
💬 WhatsApp𝕏 PostFacebookLinkedIn
Uji Kesiapan Menuju Emas Porprov XV Jabar, 11 Atlet Muaythai Karawang Resmi Diberangkatkan ke Kejurnas Bekasi

Pengurus Kabupaten (Pengkab) Muaythai Indonesia Karawang secara resmi memberangkatkan 11 atlet terbaiknya pada hari ini, Selasa (4/8/2026), untuk bertanding dalam Kejuaraan Nasional Indonesia Muaythai Championship. Ajang bergengsi yang berlangsung hingga 9 Agustus 2026 di GOR Abdur Rosyad Irwan, Kota Bekasi ini difungsikan sebagai simulasi tanding dan Try Out Pra-Final Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.

Kontingen Karawang diperkuat oleh empat atlet utama yang diproyeksikan tampil di Final Porprov Jabar, yakni Urmadhilla Dwi Rahmawan (Peraih Emas Emas BK Porprov XV 2026), Dicky Aditya Abdullah, Nayla Zashinta, dan Muhammad Hanapi. Selain itu, Pengkab Muaythai Karawang juga memboyong tujuh atlet muda potensial untuk menambah jam terbang kompetisi, yaitu Afsel Bhaik Filmon Situmorang, Resmi Naibaho, Adelio Mandala Alfatih, Ratu Zaskia, Salman Alfarizy, Kenzie Yodha Ardhana, dan Davin Pratama.

Pelatih Muaythai Karawang, Jaenudin yang akrab disapa "Jay Dongkrak", menyatakan bahwa para atlet telah melewati pemusatan latihan intensif selama dua bulan terakhir dengan peningkatan fisik dan teknis yang signifikan.

"Anak-anak dalam kondisi fisik yang sangat prima. Terjadi peningkatan power dan endurance hingga 85 persen dari standar kompetisi, serta penguasaan teknik clinching dan elbow yang makin tajam. Kehadiran latihan mencapai 95 persen, membuktikan semangat juang atlet sangat tinggi," ujar Jay Dongkrak.

Jay Dongkrak menekankan betapa krusialnya partisipasi dalam Kejuaraan Nasional ini bagi kesiapan kontingen Karawang. Menurutnya, medali emas Porprov tidak bisa diraih hanya dengan berlatih di zona nyaman tanpa ujian tanding yang riil.

"Kejuaraan di Bekasi ini adalah barometer akhir kita. Bagi empat atlet finalis Porprov, ajang ini penting untuk menguji mental bertanding, mengevaluasi strategi, serta memetakan calon lawan dari daerah lain. Sedangkan bagi tujuh atlet muda binaan, ini adalah wadah regenerasi jam terbang agar mental juara mereka terbentuk sejak dini," tambahnya.

Di balik optimisme dan prestasi cemerlang yang terus diukir atlet Muaythai Karawang, terdapat tantangan finansial yang membayangi operasional tim. Kebutuhan mencakup pendaftaran, akomodasi, nutrisi, hingga konsumsi.

Sekretaris Pengkab Muaythai Indonesia Karawang, Dede Nurdin mengungkapkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam menyokong pembinaan olahraga prestasi ini.

"Kami berangkat dengan keterbatasan anggaran yang ada. Namun, keterbatasan ini tidak surut memadamkan semangat atlet untuk membela nama Karawang. Kami sangat mengharapkan keterlibatan aktif Pemerintah Daerah (Pemda) melalui KONI Kabupaten Karawang serta pelaku industri dan pihak swasta melalui program sponsorship atau CSR," tegas Dede Nurdin yang juga dikenal sebagai Direktur Dewasena Management.

Dede menambahkan bahwa Karawang sebagai kawasan industri terbesar memiliki potensi besar jika sektor swasta turut mengambil peran sebagai mitra strategis dalam pengembangan pemuda dan olahraga. Penyerapan dukungan swasta akan menjadi investasi jangka panjang Karawang di panggung olahraga Jawa Barat.

Bagikan Artikel:
💬 WhatsApp𝕏 PostFacebookLinkedIn
D

Dede Nurdin

Official Editorial

Menyajikan rilis berita resmi, liputan ring pertandingan muay thai & combat sports, profil atlet, serta kabar korporat dari holding ekosistem Dewasena.